Oleh: Harits Al-Fharizi | 15 April 2010

Tatto Gambar Singa


Suatu ketika ada seorang lelaki yang menginginkan tatto gambar singa dipunggungnya. Ia lalu pergi ke tukang tatto yang paling hebat, dan mengemukakan maksudnya. Ia lalu memilih sebuah gambar singa yang tampak sangat gagah. Kemudian tukang tatto itu mulai bekerja. Tetapi segera setelah merasakan beberapa tusukan jarum tatto, lelaki itu mengerang kesakitan,

“Engkau mau membunuhku?! Bagian mana yang sedang kau gambar?”
“Aku baru mengerjakan bagian ekornya,” jawab tukang tatto itu.
“Kalau begitu, hapus saja ekornya. Biarlah gambar singa itu tanpa ekor,”teriak lelaki itu.

Kemudian tukang tatto itu bekerja lagi. Dan lagi-lagi si lelaki itu tak tahan merasakan sakitnya tusukan jarum. Ia lalu menjerit,
“Wadow, sakit sekali. Bagian mana yang sedang kau gambar kali ini?”
“Kali ini,” jawab tukang tatto itu, “adalah bagian telinga singa.”
“Tinggalkan saja bagian itu. Biarkan gambar singaku telinga,” katanya sambil terengah-engah.

Maka, tukang tatto itu mencoba lagi dengan hati-hati. Tetapi segera saja, setelah jarum menusuk kulitnya, lelaki itu menggeliat lagi. “Sekarang katakan, bagian mana yang sedang buat?”
“Ini adalah perut singa,” kata tukang tatto itu dengan putus asa.
“Aku tak mau singa dengan perut!” teriak lelaki itu.

Dengan perasaan jengkel tukang tatto itu berdiri sebentar, lalu membuang jarum dan berteriak,
“Seekor singa tanpa ekor, tanpa kepala, tanpa perut?
Siapa yang bisa menggambar singa seperti itu?
Bahkan Tuhan pun tidak!”

Pojok Renungan :
Kita takkan pernah jadi singa, si raja rimba, bila takut pada panasnya gurun pasir. Kita takkan pernah jadi elang, si raja langit, bila gentar pada gamangnya ketinggian. Maka kita pun takkan menjadi apa-apa bila takut pada apa-apa.

About these ads

Responses

  1. Hahaha! Beneer banget nih..! Thanks ceritanya..!

    • yup…sama-sama, semoga bermanfaat :)

  2. sedikit tapi mantap. like it :D

  3. Bertatto wudunya tidak sah, sholatnya bagai. . . . . . . . . ?

    • cerita di atas sebanartnya hny sekedar anekdot,
      namun bila Azizah ingin menanyakan perilah wudhu…
      setiap org yang punya tatto permanen ditubuhnya akan terhalang dari air wudhu, lalu bagaiman dengan shalatnya? apakah sah? tentu bila memakai perhitungan manusia (apalagi sy yg fakir ilmu ini) maka bs dipastikan shalatnya jg tertolak..

      namun, Rahmat Allah lebih luas drpda murkanya.., oleh krna itu saudara2 kita yg sudah terlanjur bertatto bila ia mau bertaubat dengan sungguh2, maka Allah pasti akan mempunyai penilaian tersendiri, dan Dialah Maha Penilai yang Paling Baik…

      Seburuk-buruknya manusia di masa lalu, ia masih punya masa depan yang suci….

      salam..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: