Oleh: Harits Al-Fharizi | 1 Februari 2011

Komunikasi (mari sejenak tersenyum)


Sepasang suami istri bertengkar oleh suatu hal. Mereka pun akhirnya saling mendiamkan.

Suatu saat, sang suami harus bangun pagi-pagi sekali karena ada tugas luar kota yang harus dilakukan. Dia takut kalau ia hanya memasang alarm, ia tidak akan bangun, sedangkan mau minta tolong istrinya, dia malu. Brtengkar kok minta tolong !

Akhirnya, dia mendapat akal jitu. Ditulisnya pesan di sebuah kertas: “Tolong bangunkan bapak jam 3 ya, tolong !” Pagi harinya, ternyata dia bangun kesiangan. Dalam hati, dia marah kepada istrinya yang tidak membangunkannya. Ketika akan memarahi istrinya, dia melihat kertas yang tertulis: “Pak, sudah jam 3, bangun !”

*********

tidak semua hal dapat dikomunikasikan dengan tulisan. Suara tangis dan tawa tak pernah dapat digambarkan secara tepat oleh tulisan sebagus apapun. Karena suara hanya dapat didengarkan.

Rasa manis, pahit, asam atauasin tak pernah dapat digambarkan oleh tulisan sehebat apapun. Karena rasa hanya dapat dirasakan.

Apalagi rasa rindu, benci dan cinta. Rasa-rasa itu hanya dapat dipahami oleh hati.

Salam 99


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: