Oleh: Harits Al-Fharizi | 1 Mei 2011

Jatuh Ke Atas


Tersebutlah seorang raja bijaksana yang mempunyai rencana mencari laki-laki untuk dijadikan suami bagi puterinya yang cantik jelita. Laki-laki tersebut haruslah seorang yang bukan hanya tampan, tetapi yang pasti haruslah seorang yang kuat dan pemberani. Maka diutusnyalah sang patih kerajaan untuk mengumumkan sebuah sayembara untuk mencari lelaki yang tampan,kuat dan pemberani, yang akan dinikahkan dengan putri sang Raja.

Sayembara ini dilakukan dengan cara peserta laki-laki harus berenang melewati sebuah sungai yang penuh dengan buaya.

Pada hari yang telah ditentukan, berkumpullah orang-orang bukan hanya para laki-laki, tetapi semua penduduk seluruh negeri yang ingin menyaksikan siapa yang pantas menjadi menantu raja.

Menit demi menit telah berlalu, namun belum ada seorang pun yang berani terjun ke sungai itu. Orang-orang yang ada di situpun menunggu dengan cemas dan penuh harap.

Tiba-tiba, “Byuuurrrrr…Hap..hap..hap,” seorang laki-laki terjun ke sungai itu, berenang dan akhirnya selamat menyeberangi sungai yang penuh dengan buaya. Semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut takjub, kagum dan mengakui bahwa lelaki pemberani itu, pantas menjadi pemenang sayembara dan menjadi menantu raja.

Sang raja pun segera memanggil pemuda tadi dan berkata,”Wahai pemuda,engkau begitu berani melewati tantangan tadi, untuk itu sebelum aku meresmikan engkau menjadi menantuku…Aku akan mengangkatmu sebagai bendahara kerajaan.”

Sang Pemuda pun langsung berteriak,”Tidaaaak..tidak mau!”

Sang Raja segera mengoreksi apa yang dikatakannya tadi,”Ok..kalau begitu aku akan mengangkatmu sebagai patih kerajaan…sebelum menjadi menantuku.”

Sang pemuda sekali lagi berteriak,”Tidak mauuu!”

Akhirnya sang raja berkata,”Baiklah wahai pemuda…lalu apa yang engkau inginkan?”

 Sang pemuda lalu berkata,”Aku hanya ingin mengetahui satu hal, yaitu siapa yang telah mendorongku, sehingga aku tercebur ke sungai?”

 **********

Terkadang kita memang harus sesekali “dipaksa” untuk “diceburkan” dalam suatu permasalahan agar kita tahu bahwa kita tidak lemah untuk mengatasinya. So, keluarlah dari Zona aman dan hadapilah segala tantangan, karena  tantangan bukanlah hambatan, tetapi sebuah jalan baru yang mengasyikan.

Mulai sekarang kita harus segera berhenti mengeluh dengan segala permasalahan yang kita hadapi dan kita harus melakukan sesuatu untuk memperbaikinya. Keajaiban tidak akan terjadi begitu saja, kita harus bekerja keras untuk menciptakan keajaiban sendiri! Karena “Keajaiban ada di dalam diri kita.”

Fear is definitely not a factor for you!

Salam, Harits Azzam

Gambar diambil dari : jatuhkeatas.blogspot.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: