Oleh: Harits Al-Fharizi | 11 Mei 2011

Kata-Kata Bodoh Penuh Hikmah 4


Orang yang suka mendewa-dewakan uang, biasanya akan diperbudak oleh uang. Orang yang tidak pernah menghargai uang dengan mencarinya secara, etis, aktik dan kreatif, biasanya tidak akan pernah punya cukup uang, sehingga bias saja terpaksa jadi budak, karena ketika dia sangat membutuhkan uang, biasanya dia akan mengemis ke sana ke mari. Dari sebab itu, jangannlah pernah mendewa-dewakan uang, tapi juga janganlah pernah meremehkan uang !

**********

Miliki dan gantunglah cita-cita setinggi langit, tapi tentu saja pilihlah langit yang tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, karena kalau terlalu tinggi, cenderung hanya akan membuat kita frustasi saja, tapi kalau terlalu rendah, cenderung akan membuat kita sombong atau puas diri.

**********

Jika ingin lulus sekolah atau ingin mendapat gelar kesarjanaan, percayalah bahwa 1+1 selalu sama dengan dua, tapi jika ingin bernasib baik alias hidup bahagia, di samping percaya bahwa 1+1 sama denga dua, percayalah bahwa 1+1 tidak selalu sama dengan tiga !

 **********

Semurah-murahnya topi buatan dalam negeri, jika memang ingin kita pakai di depan umum, pakailah di kepala, tetapi sebaliknya, semahal-mahalnya sepatu atau sandal, walaupun ex import, jika memang sudah ingin kita pakai di depan umum, pakailah di kaki ! oke !

**********

Kekayaan yang tidak diimbangi dengan kebijaksanaan yang berbudaya. Biasanya hanya akan membuat kepala dan mulut kita saja yang membesar.

 **********

Orang yang bernasib baik, adalah orang-orang yang sudah mau dan mampu mensyukuri keberadaannya atau hidupnya secara apa adanya, tanpa perlu menunggu terjadinya keajaiban-keajaiban atau mukjizat-mukjizat yang luar biasa dati Tuhan Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

**********

Profit atau keuntungan dalam bentuk uang atau harta hanya akan membuat kita kaya secara materi saja. Apa gunanya kaya harta, kalau tidak bahagia? Tapi toh harus kita akui juga bahwa mungkin atau pasti akan lebih tidak berguna lagi, jika sudah sangat miskin, dan ternyata hidup kita tidak bahagia juga. Jadi yang disebut nasib baik itu adalah hidup yang bahagia, bukan hidup bergelimang kekayaan saja atau bergelimang hutang atau kemiskinan.

**********

Banyak kenyataan “buruk” yang terjadi di luar keinginan dan cita-cita kita. Kalau ada kenyataan “Buruk” yang memang masih bias kita ubah, ubahlah ! Tapi jika memang sudah sama sekali tidak bias kita ubah lagi, ya, upayakanlah untuk mengubah sikap kita terhadap kenyataan tersebut ! Ngotot, boleh ! Ngoyo, Jangan !

**********

Kalau ingin berkarya, janganlah Cuma “pidato-pidato” saja, kecuali kalau profesi kita memang “tukang pidato” ! 😀

**********

Kalau tidak terlalu sangat amat terpaksa sekali, janganlah menjelek-jelekan orang, apalagi orang yang memang terbukti jelek, karena dosanya bias dua kali lipat loh !

**********

Awas, gengsi makan biaya! Emosi makan hati! Gengsi menaikkan tensi darah. Makanya jangan suka sok gengsi, apalagi sacara emosional.

**********

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: